Search

Ternyata, Ini Alasan Utama Penulisan Nama Perusahaan Dalam Kemasan Produk Makanan

Halo sobat Matador! Pasti kalian tidak asing lagi kan dengan produk makanan yang ditemui di supermarket atau di warung-warung pinggir jalan. Biasanya jajanan atau snack ini dikemas sedemikian rupa sehingga menarik minat pembeli untuk mencicipinya. Bahkan kalau kalian masih menonton televisi, pasti sering melihat iklan produk Potato, Taro, Silverqueen dan sebagainya (di Youtube juga ada sih sebenarnya). Jika kalian perhatikan, pada setiap kemasan produknya pasti tertera nama perusahaan atau distributor.


Label Kemasan Produk Makanan
Ilustrasi : Kemasan Produk Makanan (sumber : kumparan.com)
Kira-kira mengapa demikian ya?

Pertama, tentu saja hal tersebut telah ada regulasinya. Menurut Pasal 2 Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 31 Tahun 2018 tentang Label Pangan (PBPOM Label Pangan), berbunyi Setiap orang yang memproduksi Pangan Olahan di dalam negeri untuk diperdagangkan dalam kemasan eceran wajib mencantumkan label. Diantara label yang harus dimuat dalam kemasan eceran ialah nama dan alamat pihak yang memproduksi pangan tersebut. Wahh.. jika sudah ada aturannya tentu tidak bisa di neko-neko ya sobat.


Alasan lain yang tidak kalah penting adalah melindungi konsumen itu sendiri. Coba bayangkan makanan yang kalian konsumsi ternyata mengandung zat-zat yang telah terkontaminasi sehingga menyebabkan keracunan. Oleh sebab itu, patut kiranya label kemasan memuat nama produsen sehingga para konsumen bisa meminta pertanggung jawaban. Menurut Pasal 19 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen menyatakan “Pelaku usaha bertanggung jawab memberikan ganti rugi atas kerusakan, pencemaran, dan/atau kerugian konsumen akibat mengkonsumsi barang dan/atau jasa yang dihasilkan atau diperdagangkan.


Nah, sekarang sudah paham kan mengapa Produsen pangan olahan selalu mencantumkan nama perusahaannya dalam kemasan. Apa kalian tertarik berbisnis makanan pangan?



Disclaimer : tulisan ini hanya memuat pengetahuan hukum secara umum. Tidak ditujukan untuk kasus tertentu. Untuk memperoleh jawaban yang spesifik silahkan konsultasikan melalui Klinik Hukum Matador.

6 views0 comments